Monday, August 6, 2012

Cacerolazo

Posted
Dec 3, '11 6:42 AM
 
Casserole biasanya identik dengan makanan. Tapi istilah cacerolazo di Caracas berarti salah satu bentuk protes (damai) yang ditandai dengan bunyi-bunyian dari pan yang dipukul beramai-ramai. Umumnya ini merupakan bentuk protes terhadap pemerintah. Dan semalam, kami ikut menyaksikan (atau tepatnya mendengarkan) aksi cacerolazo ini berulang di Caracas, setelah terakhir terdengar tahun 2003.



Awalnya saya pikir hanya anak kecil yang iseng mukul-mukul panci, lalu disaut oleh tetangga yang lain. Tapi setelah kami sekeluarga melongok keluar jendela, semakin jelas suara pan yang dipukul bersama-sama. Kalau diperhatikan tidak tampak siapa saja yang membunyikannya atau dari rumah yang mana saja suara itu berasal. Tapi yang luar biasa, suara 'kentongan panci' itu terdengar dari seluruh penjuru kota. Saya sempat terkesima dan bertanya-tanya ada apa gerangan. Beberapa detik kemudian, terdengan suara seperti cannon diikuti dengan gemuruh kembang api. Sementara suara dari cacerolazo masih terdengar walaupun samar-samar. Kedua suara itu seperti berkompetisi satu sama lain, sampai akhirnya salah satu menghilang (atau mengalah?).

Pagi ini beberapa koran online memberitakan cacerolazo semalam. Ternyata itu merupakan gerakan protes spontan yang disebarkan melalui jaringan sosial beberapa saat sebelumnya. Seperti yang kami alami, akhir-akhir ini angka kejahatan semakin mengkhawatirkan dan terasa semakin dekat. Beberapa perampokan  terakhir terjadi di area kami tinggal, yang sebelumnya dikenal cukup aman. Belum lagi perampokan disertai dengan penembakan. Selain itu harga barang yang naik setiap beberapa bulan, plus hilangnya beberapa barang kebutuhan seperti minyak goreng dan susu, membuat masyarakat di sini jungkir balik untuk bertahan hidup.

Sementara dua hari terakhir, di Caracas sedang diadakan pertemuan tingkat tinggi pemimpin negara-negara di Amerika Selatan untuk membentuk sebuah union.  Ironisnya, yang tampak di mata tamu2 negara itu adalah sebuah kota yang bersih, aman dan nyaman. Itu sebabnya masyarakat berinisiatif untuk melakukan cacerolazo persis saat pemimpin-pemimpin itu duduk bersama untuk memulai konferensi. Dan hebatnya, pemerintah langsung merespon dengan meluncurkan kembang api dan cannon yang suara gemuruhnya tentu mengalahkan suara panci-panci rakyat. Pemimpin Cuba sempat menghentikan pidatonya dan bertanya mengenai suara tsb (kami menyalakan televisi persis pada saat itu), dan dijawab oleh presiden negara ini bahwa itu kemeriahanuntuk merayakan bersatunya negara-negara Amerika Selatan.

Suami sering mengingatkan bahwa kami hanya bertamu di negara ini, dan bukan merupakan urusan kita apa yang terjadi di sini. Itu sebabnya saya sengaja tidak menyebut nama atau menyertakan link yang membahas kondisi di Caracas. Tapi saya hanya ingin mencatat di jurnal ini, peristiwa 'bersejarah' di mana seluruh rakyat yang terlihat sudah lelah dalam ketidakpastian dan ketegangan bisa bersama-sama menyuarakan keputusasaannya melalui panci casserole. Walaupun itu semua harus dilakukan dari balik jendela, karena kekhawatiran bahwa pihak militer akan bisa 'membungkam' mereka dalam sekejap.

Que Dios bendiga estas gentes...




Prev: Iqra
Next: Omongan Ibu-Ibu

No comments: